Skip to content

PROSEDURE PELAKSANAAN PEKERJAAN “TBS SEMEN BASE” WATERPROOFING COATING DI STP DAN GROUND WATER TANK

Februari 6, 2013

by. http://www.anugerah waterproof.com

1. PEKERJAAN PERSIAPAN

Ø Chipping sisa – sisa beton mortar plester dan cleaning debu, sisa – sisa curing compound, minyak, oli dan material lain yang menempel pada beton.

Ø Plugging lubang pipe tie rod dengan Non Shrink Grout atau plugging material lain.

Ø Chipping beton yang keropos (honey comb) sp beton yang keras dan patching kembali atau grouting dengan Non Shrink Grout material.

Ø Treatment construction joint dengan Cement Pc + SBR (additive).

2. PEKERJAAN WATER PROOFING

Ø Cleaning dan spray (siram) permukaan beton agar lembab.

Ø Coating / water proofing (Barralastc) layer (lapis I) dengan arah horizontal atau vertical.

Ø Setelah mengering permukaan kira – kira ± 6 – 12 jam, dapat diteruskan coating tahap II (2nd layer) dengan arah berlawanan, yaitu vertical & Horizotal.

3. PEKERJAAN TEST RENDAM (FLOOD WATER TEST)

Ø Setelah water proofing mongering minimal 1 x 24 jam, segera di isi / direndam air selama minimum 1 x 24 jam, dan sebelumnya diberi tanda pada HWL (High Water Level) dengan memasang lakban untuk monitoring.

Ø Diperiksa bersama – sama untuk mendeteksi level tersebut apakah mengalami penurunan level atau tetap.

Ø Bila tidak ada penurunan, tetap dilihat kembali pada dinding yang lain (bagian luarnya) apakah ada kelembapan ataupun rembesan walaupun kecil sekali.

Ø Segera diatasi dengan cara injeksi epoxy (low viscosity) sampai semua kering 100% dan sebelumnya bila ada kebocoran / rembesan yang cukup besar injeksi dahulu dengan cement grouting sebelum diinjeksi dengan epoxy.

4. PEKERJAAN PROTECTION (PELINDUNG WATER PROOFING)

Ø Setelah kebocoran tidak terjadi atau berhasil, maka permukaan water proofing coating tersebut minimal di proteksi dengan skim coat (cement + SBR) dengan tebal ± 3 mm atau diproteksi dengan mortar plaster + aci dengan tebal ± 3 cm.

PROSEDUR STANDAR PENGECHECKAN PREFAB

1. Pastikan ukuran H1, H2, H3, W1, W2, & W3 sesuai dengan design yang sudah di
approval.
2. Pukul lemah pada kolom dan balok praktis untuk menghindari beton kopong.
3. Check kerataan dengan jidar.
4. Check kesikuan prefab.
5. Check permukaan prefab dari retak besar maupun retak rambut.

Untuk tali air diambil dari posisi atas prefab, bukan dari posisi atas window stool.

 

By : PT. Aman Waterproof Team

telp. 031-7673911, 7670735

fax. 031-7672945

pin bb: 282D9397

http://www.anugerahwaterproof.com

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: